Manfaat Teknologi

March 22nd, 2011 -- Posted in Uncategorized | Comments Off on Manfaat Teknologi

Bidang Industri

Kegunaan komputer di bidang industri sekarang ini telah meluas digunakan karena memungkinkan proses produksi di dalam industri lebih efisien dan lebih efektif dalam proses produksi komputer dapat digunakan untuk pengawasan numeric atau pengawasan proses (control proces) jadi semua teknologi tersebut tidak menggunakan system manual atau dijalankan oleh manusia.

Pengawasan numeric (numeric control) berarti pengawasan secara otomatis terhadap posisi dan operasi mesin-mesin yang digunakan pengawasan proses berarti menyediakan otomatisasi di dalam operasi proses yang kontinyu. Komputer untuk pengawasan proses digunakan pada industri yang mebuta otomatis proses produksi dan mengatur secara otomatis variable-variabel yang mempengaruhi proses produksi

Bidang Ilmu dan Teknologi

Pada bidang IPTEK contohnya yaitu pada bidang pengembangan teknologi nuklir. Para ahli nuklir dapat membuat model reaktor nuklir pada layar computer dan tidak lagi perlu membuat model sebenarnya hal ini juga untuk menghindari biaya dan resiko bahaya nuklir nuklir karena mengandung radiasi yang tinggi.

Para ahli kimia dapat menggunakan komputer untuk membuat model-model molekul dan melihat reaksi kimia melalui simulasi dalam pencampuran masing2 molekul. Ahli geologi menggunakan komputer untuk mempelarai keadaan tanah sertacountour dari suatu daerah. Perjalanan ke ruang angkasa yang memerlukan ribuan pekerjaan mendetail sangat dimudahkan dengan bantuan komputer dimana pengawasan dapat dilakukan melalui control di stasiun bumi maupun yang ada dalam pesawat.

10 Macam bahan tambahan pangan yang dilarang

March 12th, 2011 -- Posted in Uncategorized | Comments Off on 10 Macam bahan tambahan pangan yang dilarang

Bahan tambahan makanan /  bahan tambahan pangan adalah bahan yang ditambahkan pada pengolahan pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan antara lain pewarna , pengawet, penyedap rasa dan aroma pengemulsi, anti oksidan, anti gumpal, pemucat atau pengental.

Bahan tambahan yang diizinkan untuk dipergunakan pada makanan dengan batas maksimum penggunaannya tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor : 722/Menkes/Per/IX/1988.

Dilarang menggunakan bahaan tambahan pangan apabila tujuannya untuk :

  1. Menyembunyikan bahan yang salah atau tidak memenuhi syarat.
  2. Mnyembunyikan cara kerja bertentangan dengan cara produksi yang baik utntuk makanan.
  3. Menyenbunyikan kerusakan makanan.

Bahan tambahan makanan yang dilarang digunakan dalam makanan sesuai Permenkes 722/Menkes/Per/IX/1988 dan diubah dengan Permenkes Nomor : 1168/Menkes/Per/XI/1999 adalah :

  1. Asam Borat (Boric Acid) dan senyawanya

Penggunaan untuk solder, bahan pembersih, pengawet kayu, antiseptik kayu, pengontrol kecoa.

Efek negtif :

Pemakaian sedikit dan lama akan terjadi kumulatip pada oktak, hati, lemak dan ginjal. Untuk pemekaian jumlah banyak mnyebabkan demam , anuria, merangsang SPP, depresi, apatis, sianosis, tekanan darah turun, kerusakan ginjal, pingsan, koma bahkan kematian. 

2.Asam Salisilt dan garamnya ( garam Lithium Salisilat, Silver Salisilat )

Kegunaan :

Antiseptik  ( Externally) dan Keratolitik ( topical).

Efek Negatif :

Dalam jumlah banyak menyebabkan muntah muntah, kejang perut, sesak napas, acidosis, gangguan mental. 

3.Formalin (Formaldehyde)

Penggunaan :

Desinfektan, antiseptik, pemghilang bau, fiksasi jaringan, dan fumigan, juga dipakai pada industri tekstil dan kayu lapis.

Efek Negatif :

Sakit perut, muntah muntah, depresi susunan syaraf.  Dalam jumlah yang banyak dapat menyebakan kejang kejang, kencing darah, susah kencing, muntah darah , mati. 

4.Kloramfenikol :

Merupakan antibiotik spektrum luas.

Efek negatif :

Membunuh flora usus. 

5.Nitrofurazon :

Merupakan anti mikroba

Efek negatif : membunuh flora usus.

6. Kalium Klorat ( KclO3)

Efek negatif : Iritasi kuat terhadap membran mukosa. 

7. Diethylpyrocarbonat

Penggunaan : sebagai pengawet anggur, soft drink, fruit juices.

Efek negatif : iritasi membran mukosa.

8. Dulcin:

Pad tikus menaikan  kerusakan sel adenomas liver, papiloma, rongga ginjal dan kandung kemih, menyebakan pembentukan batu.

Pada manusia belum ada data, tetapi tidak layak digunakan sebagai pemanis.

9. Brominated vegetable oil :

Biasanya digunakan pada minuman ringan.

Efek negatif :

Menimbulkan reaksi alergi, Metabolisme  ion Br yang perlahan menimbulkan akumulasi pada sel adiphose tulang dan lemak.

10. Kalium Bromat.

Biasanya digunakan sebagai pemutih dan pematang tepung.

Efek Negatif :

Menurut hasil penelitian penggunaan pada makanan minuman dapat membahyakan kesehatan karena bersifat karsinogenik. Dapat menyebabkan Muntah, mual, diare,dan kerusakan pada ginjal.

sumber : http://abahjack.com/10-macam-bahan-tambahan-pangan-yang-dilarang.html

Pangan

March 12th, 2011 -- Posted in Uncategorized | Comments Off on Pangan

Pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, karena itu pemenuhan atas pangan menjadi hak asasi setiap rakyat Indonesia dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk melaksanakan pembangunan nasional. Karena itu, pembangunan pangan dan gizi perlu diposisikan sebagai central of development bagi keseluruhan pencapaian target Millenium Development Goal’s (MDGs) yang menjadi komitmen bersama.

Permasalahan pangan dan gizi mengalami perkembangan yang sangat cepat dan komplek. Perkembangan lingkungan global seperti adanya global climate change dan meningkatnya harga minyak dunia telah mendorong kompetisi penggunaan hasil pertanian untuk pangan (food), bahan energy (fuel) dan pakan ternak (feed) yang makin tajam. Di samping itu, kecenderungan pengabaian terhadap good agricultural practices dan sumber pangan lokal (biodiversity) dikhawatirkan akan mengancam ketahanan pangan dan gizi nasional. Perkembangan ini memerlukan telaah dan respon kebijakan yang lebih menjamin terhadap pengamanan aksesibilitas pangan masyarakat.

Globalisasi juga mendorong perubahan pola konsumsi pangan masyarakat yang memerlukan perhatian akan dampaknya terhadap kesehatan. Di samping itu, adanya berbagai isu di masyarakat seperti permasalahan kekurangan gizi dalam bentuk gizi kurang dan gizi buruk, masalah kegemukan atau gizi lebih, serta keamanan pangan juga memerlukan telaah yang komprehensif untuk mencari solusinya, termasuk aspek revitalisasi kelembagaan pangan dan gizi.

sumber: http://www.wnpg.org/frm_index.php?pg=informasi/detil_umum.php&vid=510&hal=info_umum.php

Hello world!

March 8th, 2011 -- Posted in Uncategorized | 1 Comment »

Welcome to Blog-nya Unsoed. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!